Jumat, 02 Mei 2014

MEMAHAMI POLA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN



MEMAHAMI POLA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

A.    Pengertian Sitem Informsi Manajemen
Sistem informasi manajemen dapat diartikan sebagai suatu sitem berbasis komputer yang digunakan oleh beberapa pemeaki (user) yang membutuhkan suatu informasi yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.
Dengan adanya suatu informasi, perusahaan dapat mengetahui apa yang terjadi pada masa lampau dan masa sekarang. Serta dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang dengan informaai yang dikumpulkan. Dengan demikian, seorang manajer ataupun pimpinan didalam suatu perusahaan dapat mengambil keputusan dengan efektif dan efisien sehingga perusahaan tersebut dapat berkembang.
Sistem informasi manajemen sangat diperlukan karena manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan munculnya peraturan dari pemerintah.
B.     Manajemen Pada Aspek Informasi
Didalam suatu perusahaan atau suatu organisasi sangat dibutuhkan yang namanya sistem informasi manajemen (SIM). Hal ini dosebabkan karena banya sekali informasi, data, fakta, dan opini yang bertebaran dan masuk kedalam perusahaan. Apabila sutau perusahaan tidak memiliki SIM atau SIM yang kurang baik, maka perusahaan tersebut dapat mengalami kesalahan dalam pengambilan keputusan. Jadi sistem informasi manajemen (SIM) bertugas untuk menyaring inforsmasi yang benar dan yang dibuthkan oleh perusahaan.
Walaupun berita yang tersebar itu benar, suatu perusahaan akan mengalami kesalahan dalam mengambil keputusan apabila berita yang didapat tidak diolah dan diproses dengan baik. Sehingga akan mendapatkan informasi yang keliru dan dapat merugikan perusahaan tersebut.
Davis menawarkan konsensus, bahwa setidaknya terdapat lima aspek yang dapat dikategorikan sebagai ciri khusus bidang SIM :
1.      Proses Manajemen, seperti perencanaan strategis, pengelolaan fungsi sistem informasi, dan seterusnya.
2.      Proses Pengembangan, seperti manajemen proyek pengembangan sistem, dan seterusnya.
3.      Konsep Pengembangan, seperti konsep sosio-teknikal, konsep kualitas, dan seterusnya
4.      Representasi, seperti sistem basis data, pengkodean program, dan seterusnya.
5.      Sistem Aplikasi, seperti Knowledge Management, Executive System, dan seterusnya.
SIM sebagai suatu badan memiliki bagian-bagian yang melaksanakan tugas-tugas tertentu. Bagian-bagian itu ialah:
1.      pengumpulan data,
2.      Penyimpan data,
3.      pemroses data,
4.      pemrogram data.



C.    Sistem Informasi Sebagai Pendukung Proses Manajerial
Manajemen suatu organisasi memainkan tiga ketegori peranan, yaitu interpersonal, informasional, dan selaku pengambil keputusan.

1.    Peranan interpersonal dimaksudkan untuk menumbuhkan iklim solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi.
2.    Peranan informasional yakni, dalam kedudukannya sebagai pimpinan dalam organisasi, manajemen menjadi pemantau arus informasi, selain sebagai penerima dan pembagi informasi.
3.    Selaku pengambil keputusan, baik yang sifatnya strategis, fungsional dan teknis operasional.

Seluruh peranan yang telah disebutkan tadi akan dapat dimainkan oleh manajemen dengan tingkat efektivitas yang tinggi apabila sebelum dan selama memainkan peranan tersebut tersedia semua jenis informasi yang diperlukan oleh manajemen suatu organisasi.

1 komentar: