MEMAHAMI POLA SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN
A.
Pengertian Sitem Informsi Manajemen
Sistem informasi manajemen dapat
diartikan sebagai suatu sitem berbasis komputer yang digunakan oleh beberapa
pemeaki (user) yang membutuhkan suatu informasi yang sama. Para pemakai
biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit
dibawahnya.
Dengan adanya suatu informasi,
perusahaan dapat mengetahui apa yang terjadi pada masa lampau dan masa
sekarang. Serta dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada masa yang akan
datang dengan informaai yang dikumpulkan. Dengan demikian, seorang manajer
ataupun pimpinan didalam suatu perusahaan dapat mengambil keputusan dengan
efektif dan efisien sehingga perusahaan tersebut dapat berkembang.
Sistem informasi manajemen sangat
diperlukan karena manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang
semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya
dengan munculnya peraturan dari pemerintah.
B. Manajemen Pada Aspek Informasi
Didalam suatu perusahaan atau suatu organisasi sangat dibutuhkan yang
namanya sistem informasi manajemen (SIM). Hal ini dosebabkan karena banya
sekali informasi, data, fakta, dan opini yang bertebaran dan masuk kedalam
perusahaan. Apabila sutau perusahaan tidak memiliki SIM atau SIM yang kurang
baik, maka perusahaan tersebut dapat mengalami kesalahan dalam pengambilan
keputusan. Jadi sistem informasi manajemen (SIM) bertugas untuk menyaring
inforsmasi yang benar dan yang dibuthkan oleh perusahaan.
Walaupun berita yang tersebar itu benar, suatu perusahaan akan mengalami
kesalahan dalam mengambil keputusan apabila berita yang didapat tidak diolah
dan diproses dengan baik. Sehingga akan mendapatkan informasi yang keliru dan
dapat merugikan perusahaan tersebut.
Davis menawarkan konsensus, bahwa setidaknya terdapat lima aspek yang dapat
dikategorikan sebagai ciri khusus bidang SIM :
1. Proses Manajemen, seperti perencanaan strategis, pengelolaan fungsi sistem
informasi, dan seterusnya.
2. Proses Pengembangan, seperti manajemen proyek pengembangan sistem, dan
seterusnya.
3. Konsep Pengembangan, seperti konsep sosio-teknikal, konsep kualitas, dan
seterusnya
4. Representasi, seperti sistem basis data, pengkodean program, dan
seterusnya.
5. Sistem Aplikasi, seperti Knowledge Management, Executive System, dan
seterusnya.
SIM sebagai suatu badan memiliki bagian-bagian yang melaksanakan
tugas-tugas tertentu. Bagian-bagian itu ialah:
1. pengumpulan data,
2. Penyimpan data,
3. pemroses data,
4. pemrogram data.
C. Sistem Informasi Sebagai Pendukung Proses Manajerial
Manajemen suatu organisasi memainkan tiga ketegori peranan, yaitu interpersonal,
informasional, dan selaku pengambil keputusan.
1. Peranan interpersonal dimaksudkan untuk menumbuhkan iklim solidaritas dan
kebersamaan dalam organisasi.
2. Peranan informasional yakni, dalam kedudukannya sebagai pimpinan dalam
organisasi, manajemen menjadi pemantau arus informasi, selain sebagai penerima
dan pembagi informasi.
3. Selaku pengambil keputusan, baik yang sifatnya strategis, fungsional dan
teknis operasional.
Seluruh peranan yang telah disebutkan tadi akan dapat dimainkan oleh
manajemen dengan tingkat efektivitas yang tinggi apabila sebelum dan selama
memainkan peranan tersebut tersedia semua jenis informasi yang diperlukan oleh
manajemen suatu organisasi.






taruhan bola online dengan presentase kemenangan tertinggi
BalasHapuspanduan melakukan shooting